Langsung ke konten utama

BAB 3 KEBUTUHAN PELANGGAN

KEBUTUHAN PELANGGAN


A. Permintaan pelanggan atas proyek

1. Pengertian Pelanggan
Pelanggan adalah orang atau instansi atau lembaga yang melakukan pembelian produk baik barang maupun jasa secara berulang – ulang Pengumpulan Informasi, Pengelolaan Dan Implementasinya Di Tempat Kerja. (Kurnia, 2016)

2. pengertian permintaan
Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Permintaan berkaitan dengan keinginan konsumen akan suatu barang dan jasa yang ingin dipenuhi. Dan kecenderungan permintaan konsumen akan barang dan jasa tak terbatas. (wikipedia, 2016)
Macam – macam pelanggan :
1)    Pelanggan dari segi banyaknya
2)    Pelanggan dari segi usia
3)    Pelanggan dari segi jenis kelamin
4)    Pelanggan dari segi tingkat pendapatan
5)    Pelanggan dari segi pendidikan
6)    Pelanggan dari segi waktu pembelian
7)    Pelanggan dari segi alur penjualan
8)    Pelanggan dari segi geografis
9)    Pelanggan dari segi agama



B.    Pangsa pasar proyek

Analisis pasar dalam hal ini meliputi analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif misalnya mengidentifikasi, memisahkan dan membuat diskripsi pasar. Sedangkan analisis kuantitatif misalnya menghitung besarnya perkiraan penjualan satu tahun yang akan datang. (Devinta, 2015)
Pada umumnya analisis pasar meliputi: Deskripsi pasar antara lain daerah atau luas pasar, saluran distribusi dan praktek perdagangan setempat. Analisis permintaan masa lalu dan masa sekarang termasuk besarnya jumlah dan nilai konsumsi barang/jasa yang bersangkutan serta identifikasi konsumen barang/jasa. Analisis penawaran barang/jasa pada masa lalu dan masa sekarang (baik dari impor maupun produksi lokal) juga termasuk informasi mengenai keadaan persaingan, harga penjualan yang terjadi, kualitas dan strategi pemasaran para pesaing. (MudaAktif, 2012)
• Lingkungan eksternal adalah semua kejadian di luar perusahaan yang memiliki potensi untuk mempengaruhi perusahaan (Chuck Williams, 2001:51).
 • Lingkungan eksternal terdiri dari unsur-unsur di luar perusahaan yang sebagian besar tak dapat dikendalikan dan berpengaruh dalam pembuatan keputusan oleh manajer (T.Hani Handoko, 1999:62).
 • Lingkungan eksternal terdiri atas unsur-unsur yang berada di luar suatu organisasi, yang relevan pada kegiatan organisasi itu (James A.F. Stoner,1996:66) (Oktari, 2011)

1. Permintaan pelanggan atas proyek
Jika dihadapkan pada suatu proyek yang benar-benar merupakan lompatan solusi, coba ajukan pertanyaan ini pada sejumlah orang: “Mengapa?” Mengapa proyek itu digambarkan seperti ini? Apa masalah yang coba dipecahkan orang-orang? Pada area mana kinerja tidak mencapai tujuan?
Jangan abaikan peringatan bahwa terkadang pertanyaan di atas dapat berisiko, khususnya pada organisasi di mana data masih belum banyak berperan. Manajer pendukung proyek mungkin bertanya-tanya apakah Anda meragukan pengambilan keputusannya. Orang-orang mungkin menduga Anda sedang melakukan penangguhan.
Untuk mengenali kebutuhan yang sebenarnya dengan mudah:
Susunlah dokumen mengenal masalah atau peluang. Gambarkan kesenjangan antara tingkat kinerja sekarang dan di mana Anda seharusnya berada. Susunlah daftar pengaruh atas celah ini, termasuk dampaknya pada orang-orang di dalam dan di luar perusahaan. Deskripsikan risiko pengabaian celah dan keuntungan dari menutupnya.
Bagi dokumen itu. Gunakan dokumentasi itu sebagai dasar untuk berdiskusi dengan manajer fungsional yang mendukung proyek. Tunjukkan dokumentasi itu sebagai interpretasi Anda akan keadaan sekarang dan mintalah masukan serta penjelasan.
Dapatkan izin untuk berfokus pada kebutuhan sebenarnya. Jika Anda terus melangkah tanpa persetujuan, kinerja Anda mungkin akan memburuk karena Anda tidak mencapai tujuan proyek semula.
(saefulloh, 2015)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAB 2 PENGEMBANGAN IDE PROYEK

PENGEMBANGAN IDE  PROYEK Pengertian Proyek Menurut Coleman dan Hamman, berpikir kreatif adalah berpikir yang menghasilkan metode baru , konsep baru ,pengertian baru ,perencanaan baru dan seni baru. Rawlinston menjelaskan ,bahwa berpikir kreatif dinamakan berpikir divergen atau lateral , yaitu menghubungkan ide atau hal-hal yang seelumnya tidak berhubungan . Orang berpikir kreatif karena ada kegiatan yang kuat pada pribadinya untuk menghasilkan suatu kemajuan , akibat dari adanya dorongan untuk berprestasi yang tinggi serta adanya kesadaran akan pentingnya sesuatu yang baru tersebut.Berpikir kreatif sangat erat hubungannya dengan kreatifitas , karena kreativitas adalah hasil dari proses berpikir kreatif yang dilakukan seseorang. Inovasi adalah penerapan secara praktis gagasan yan kreatif.  (Setiawan, 2013)   perencanaan dan formulasi   Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, perencanaan berasal dari kata dasar rencana yang artinya konsep, rancangan, atau ...

BAB 6 ANALISIS RANCANGAN KERJA PROYEK

BAB 6 ANALISIS RANCANGAN KERJA PROYEK    Proyek merupakan pkerjaan yang tidak sederhana, dan memiliki tujuan spesifik dan bersifat sementara. Proyek harus didefinisikan kapan mulai dan kapan selesai. A.             Tahapan Desain Atau Model Yang Cocok desain logis dan desain fisik a.               Merancang dan mengintegrasikan b.               Merancang arsitektur aplikasi c.               Mendesain antar muka pengguna d.              Mendesain antar muka e.               Mendesain dan mengintegrasikan database f.            ...